Konsultasi gratis

Berapa biaya bikin website untuk UMKM?

Berapa biaya bikin website untuk UMKM?

"Bikin website berapa?" adalah pertanyaan yang paling sering kami terima. Jawabannya bergantung pada apa yang kamu butuhkan, bukan pada website-nya sendiri. Artikel ini menjelaskan komponen biayanya supaya kamu bisa membandingkan penawaran dengan adil.

1. Komponen biaya website

Domain

Alamat website, misalnya namabisnis.com atau namabisnis.id. Dibayar per tahun. Domain .id mensyaratkan dokumen identitas, sedangkan .com tidak.

Hosting

Tempat file dan database website disimpan. Juga dibayar per tahun atau per bulan. Untuk website company profile kecil, hosting tidak perlu yang mahal — yang penting stabil dan ada backup.

Desain & pembuatan

Biaya terbesar dan paling bervariasi. Dipengaruhi oleh:

  • Jumlah halaman (1 halaman landing page vs 5 halaman company profile)
  • Fitur (form kontak sederhana vs keranjang belanja dan pembayaran online)
  • Siapa yang menyiapkan teks dan foto

Perawatan

Backup, pembaruan keamanan, dan update konten. Sering dilupakan saat menghitung budget, padahal website tanpa perawatan lama-lama bermasalah.

2. Contoh rentang harga (paket kami)

Sebagai gambaran nyata, berikut paket yang kami tawarkan — sudah termasuk domain dan hosting tahun pertama:

  • Starter — Rp 1.250.000: 1 halaman untuk promosi atau iklan.
  • Bisnis — Rp 3.900.000: company profile hingga 5 halaman.
  • Toko Online — Rp 8.500.000: toko online dengan pembayaran.

Web app dengan alur kerja khusus (booking, dashboard internal) dihitung sesuai kebutuhan.

3. Hati-hati dengan harga yang terlalu murah

Penawaran yang jauh di bawah pasar biasanya punya "biaya tersembunyi": domain atas nama penyedia (bukan namamu), hosting yang lambat, revisi tidak dibatasi tapi tidak pernah selesai, atau biaya perpanjangan tahun kedua yang melonjak.

Tanyakan hal-hal ini sebelum membayar:

  1. Domain didaftarkan atas nama siapa?
  2. Berapa biaya perpanjangan domain dan hosting tahun kedua?
  3. Berapa kali revisi yang termasuk?
  4. Apakah saya bisa mengubah isi website sendiri?
  5. Bagaimana sistem pembayarannya (DP berapa persen)?

4. Cara menentukan budget

Mulai dari tujuan, bukan dari fitur. Kalau tujuannya mendapat chat WhatsApp dari iklan, landing page sering sudah cukup. Kalau tujuannya terlihat kredibel saat dicari di Google, company profile lebih tepat. Kalau ingin menerima pembayaran langsung, baru pertimbangkan toko online.

Masih bingung? Ceritakan bisnismu lewat konsultasi gratis — kami bantu pilihkan yang paling hemat untuk tujuanmu.

Siap punya website sendiri?

Konsultasi gratis, tanpa kewajiban. Kami balas dalam 1×24 jam.

Mulai konsultasi