Company profile atau landing page: pilih yang mana?

Keduanya sama-sama website, tapi dibuat untuk tujuan yang berbeda. Memilih yang salah bukan berarti gagal — hanya kurang efektif dan bisa lebih mahal dari yang perlu.
Landing page: satu halaman, satu tujuan
Landing page dirancang agar pengunjung melakukan satu tindakan: chat, daftar, atau beli. Tidak ada menu yang mengalihkan perhatian.
Cocok untuk:
- halaman tujuan iklan berbayar,
- peluncuran produk atau promo musiman,
- pendaftaran kelas, event, atau webinar.
Kelebihan: cepat dibuat, biaya lebih rendah, mudah diukur hasilnya. Keterbatasan: kurang cocok untuk menjelaskan banyak layanan sekaligus, dan peluang muncul di Google untuk banyak kata kunci lebih kecil.
Company profile: beberapa halaman, membangun kepercayaan
Company profile menjelaskan bisnismu secara utuh: siapa kamu, apa saja layanannya, contoh hasil kerja, dan cara menghubungi.
Cocok untuk:
- jasa profesional dan bisnis lokal,
- bisnis yang sering dicari namanya di Google,
- kebutuhan kerja sama B2B atau tender.
Kelebihan: terlihat lebih kredibel, setiap halaman layanan bisa menargetkan kata kunci sendiri di Google. Keterbatasan: butuh lebih banyak materi (teks, foto) dan waktu pengerjaan lebih lama.
Ringkasnya
Landing page
- Tujuan utama: satu aksi (chat, daftar, atau beli)
- Jumlah halaman: 1
- Sumber pengunjung: iklan, link bio
- Waktu pengerjaan (paket kami): 3–5 hari
Company profile
- Tujuan utama: kepercayaan dan informasi lengkap
- Jumlah halaman: biasanya 3–5
- Sumber pengunjung: Google, rekomendasi
- Waktu pengerjaan (paket kami): 7–14 hari
Bisa mulai dari landing page dulu?
Bisa, dan sering itu pilihan yang bijak. Mulai dari landing page untuk menguji penawaran, lalu kembangkan menjadi company profile saat bisnis tumbuh. Halaman yang sudah dibuat tetap terpakai.